Keluarga Mahasiswa Antropologi adalah organisasi kemahasiswa jurusan di yang bernaung di bawah Jurusan Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya UGM. KEMANT berdiri sejak tahun 30 September 1964 dengan nama awal BAKEMA (Badan Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya). Sampai saat ini berarti usia KEMANT sudah hampir mencapai 47 tahun.

Ketua BAKEMA/KEMANT yang terpilih untuk pertama kalinya adalah saudara Suharso. Akan tetapi, dengan alasan yang kurang jelas, diadakan pemilihan kembali, dan yang terpilih kemudian adalah Ragil Suratmin. Tanpa keterangan yang jelas kapan tepatnya, BAKEMA kemudian berganti nama menjadi KEMANT. Pada periode sekarang, 2011/2011, telah dilantik saudara Muhammad Dany Nugraha sebagai ketuanya.

KEMANT memiliki kantor ke-sekretariat-an yang dinamai Kandang Antro, berlokasi tepat di sebelah Perpustakaan Jurusan Antropologi (PJA). Kandang Antro selalu terbuka setiap hari kerja untuk melayani segala urusan berkaitan dengan organisasi KEMANT.

Berdasarkan AD/ART pasal 4 dan 5, KEMANT merupakan sebuah organisasi yang berasaskan kekeluargaan berdasar Pancasila dan UUD 1945 yang memiliki tujuan: sebaFakultas Ilmu Budaya UGM. KEMANT berdiri sejak tahun 30 gai wadah mahasiswa Antropologi Budaya dalam menyalurkan kreativitas, mempererat hubungan antara mahasiswa, serta menjembatani urusan prosedural antara anggota KEMANT, jurusan, fakultas, bahkan universitas.

Mengenai keanggotaan KEMANT, masih merujuk pada Anggaran Dasar KEMANT, semua mahasiswa S1 jurusan Antropologi Budaya UGM secara otomatis menjadi anggota KEMANT dengan syarat telah mengikuti acara Inisiasi terlebih dahulu sebagai bentuk pengesahan.

Untuk melancarkan segala bentuk kegiatan agar bisa terorganisir dengan baik, KEMANT membentuk divisi-divisi yang memiliki tugas-tugas yang berbeda-beda. Adapun divisi-divisi yang ada di dalam organisasi KEMANT adalah:

  1. Divisi Pengembangan Sumberdaya Mahasiswa (PSDM)
    Divisi ini adalah peleburan divisi Pengembangan Intelektual Mahasiswa (PIM) dan Pengembangan Sumberdaya Mahasiswa (PSDM). Karena divisi PIM dan PSDM dianggap memiliki kesamaan maka akhirnya kedua divisi ini dilebur menjadi satu. PSDM adalah bagian dari KEMANT yang mengurusi segala persoalan berkenaan dengan pengembangan sumberdaya mahasiswa Antropologi budaya. Agenda-agenda divisi PSDM diataranya, mengadakan acara makrab mahasiswa, mengadakan diskusi-diskusi rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali, serta mengadakan pelatihan-pelatihan yang mendukung pengembangan kualitas sumberdaya mahasiswa Antropologi Budaya.
  2. Divisi Media dan Komunikasi (MEDKOM)
    Divisi MEDKOM merupakan wadah bagi mahasiswa Antropologi Budaya yang memiliki kegemaran tulis-menulis, blog, jurnalisme, dan segala hal yang berkaitan dengan media dan penerbitan. Agenda rutin divisi ini diantaranya, menerbitkan buku saku mahasiswa baru, menerbitkan majalah RANAH, menerbitkan majalah dinding, mengelola situs internet dan jejaring sosial KEMANT, dan lain-lain.
  3. Divisi Eksternal
    Untuk menjalin hubungan dengan dunia luar, KEMANT memiliki divisi Eksternal yang tugasnya melakukan hubungan timbal kerjasama dengan pihak di luar KEMANT –misalnya HMJ, dengan tujuan anggota KEMANT bisa menjalin hubungan dengan pihak lain dan menunjukkan eksistensi KEMANT pada dunia luar. Tugas lain yang rutin dilakukan adalah mengirimkan delegasi pada acara Sarasehan dan Pra-Sarasehan yang diadakan oleh JKAI (Jaringan Kekerabatan Antropologi) silih berganti setiap tahunnya.
  4. Divisi Seni
    Seni adalah bagian yang tak terlepas dari kehidupan manusia. Untuk menampung dan mengembangkan semua kreativitas mahasiswa Antropologi Budaya di bidang seni baik seni musik, tari, peran, fotografi dan semacamnya, KEMANT membentuk divisi Seni. Di sini anggota KEMANT bisa berdiskusi, berbagi, dan berlatih sesuai dengan bakat masing-masing. Agenda rutin divisi Seni adalah mementaskan Wayang Antro (pementasan andalan Mahasiswa Antropologi Budaya UGM) pada acara Dies Natalis Antropologi Budaya yang didalamnya meliputi seni peran, seni tari, seni musik, seni dalang, dan sebagainya.
  5. Divisi Olahraga
    Persoalan kesehatan adalah persoalan yang paling penting dalam kehidupan. Bila raga tidak sehat maka semuanya bisa menjadi tidak sehat. Maka dari itu, KEMANT juga tak pernah menyepelekan masalah kesehatan. Adanya divisi Olahraga merupakan suatu pentuk perhatian KEMANT akan kesehatan anggotanya. Divisi Olahraga memiliki berbagai program misalnya, latihan futsal yang rutin dilakukan setiap seminggu sekali, badminton, bilyar, renang, dan basket. Selain mengadakan latihan rutin Divisi Olahraga juga sangat aktif mengirimkan tim untuk mengikuti perlombaan-perlombaan yang diadakan fakultas, universitas, atau lembaga-lembaga lain yang mengadakan perlombaan.
  6. Divisi Kewirausahaan dan Sosial
    Salah satu penopang penting akan kelangsungan suatu organisasi adalah materi. Tanpa itu, organisasi bisa menjadi loyo tak bisa berbuat apa-apa. Pada divisi ini para anggota dapat melatih jiwa kewirausahaan, misalnya dengan membuat produk berupa stiker, buku, pin, kaos, dan lain-lain untuk dijual dan kemudian keuntungannya bisa menjadi modal kelangsungan oraganisasi. Pada bulan Ramadhan biasanya divisi Kewirausahaan membuka stand makanan di kawasan Lembah UGM.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>